Catatan pribadi tentang apa saja

Kamis, 29 April 2010

Gaji PNS Naik

Siapa bilang di negeri kita hanya ada kabar buruk dan tak menyenangkan? Coba simak kabar yang satu ini: Gaji PNS tahun depan akan naik, Kalau kemarin berita kenaikan TDL pastilah memancing kekesalan, tetapi kabar "kenaikan" yang ini mestinya akan disambut dengan penuh rasa syukur Oleh para PNS, dan pensiunannya, tentunya. Tentu hal ini pun bukannya tanpa konsekuensi: harga-harga menanjak dulu sebelum gaji naik, APBN untuk gaji pasti berubah, rasa iri dari para buruh dan petani dan sebagainya juga sangat mungkin muncul, dsb.,.

Pertanyaan adalah, kenapa dalam situasi yang serba centang perenang dan korupsi tak juga kunjung terselesaikan (yang magnitudenya besar) dan reformasi birokrasi PNS yang juga masih belum jelas hasilnya, kok malah ada kenaikan gaji 10%. Apa ini, kalau dilihat dari perspektif politik, marupakan sebuah "game" politik menghadapi Pemilu? Karena, mau tidak mau, percaya atau tidak, PNS masih merupakan kekuatan politik riil yang mampu menjadi penyumbang suara, baik langsung maupun tidak langsung. Kendati kekuatan korps pegawai negeri secara teoretis telah diluruhkan (karena bukan lagi sebagai bagian dari sebuah parpol), toh secara sosiologis dan kultural, mereka masih merupakan para votegetters tangguh karena menjadi pengelola sumberdaya dan wewenang di hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat.

Menguasai PNS dan mengambil simpatinya, merupakan kunci penting (kalaulah tidak terpenting) dalam perpolitikan nasional dan daerah. memberikan rewards yang membuat mereka tenang adalah sebuah langkah politik yang nyaris tak mungkin dapat diabaikan oleh siapa pun yang ingin mempunyai pengaruh politik. Bahkan, saking pentingnya pemberian rewards tersebut, kiprah reformasi birokrasi pun dalam praktek telah bermetamorfosa menjadi sekedar perubahan atau reformasi renumerasi! Padahal, seperti dengan gamblang ditunjukkan oleh kasus Gayus Tambunan, rebumerasi yang sangat tinggi ternyata belum cukup untuk menjadi penawar bagi godaan PNS untuk melakukan tindak korupsi yang begitu besar.

Kenaikan gaji PNS jelas membuat sebagian kelompok masyarakat Indonesia merasa senang dan bahagia. Tapi apakah ini juga akan berarti melebarnya keharmonisan dan solidaritas sosial dengan sebagaian kelompok masyarakat yang masih belum terus bergulat dengan berbagai ketimpangan sosial?

 

 

Related Posts:

  • Banalitas kasus Lapindo Kalau kita mau jujur, sejatinya masalah Lapindo bukanlah hanya terletak pada PT Lapindo Minarak dan pemilik saham terbesarnya, Aburizal Bakri. Sejak … Read More
  • Obama Tolak tigaGagal lagi, gagal lagi. Presiden AS, Barack Hussein Obama, untuk ketiga kalinya menunda kunjungan beliau ke Indonesia. Sebelumnya, sudah dua kali dila… Read More
  • Bocah Ajaib atau Media yang AjaibBukan Media massa namanya kalau tidak senang membuat sensasi. Setelah beberapa waktu lalu media memberitakan ada anak yang menggunakan batu meteor bis… Read More
  • Menyikapi "Everybody Draw Mohammed Day!." Hari ini, 20 Mei 2010, selagi bangsa Indonesia merayakan Hari Kebangkitan Nasional, ummat Islam di seluruh dunia memprotes jejaring sosial Facebook. … Read More
  • Safari Kalo sebagian dari kita ada yang lagi menikmati Keong racun,sementara IHSG sedang merespon Redenominasi,sementara saya cukup merespon banyaknya iklan… Read More

15 komentar:

  1. iya nih.. arfi juga baca.. tapi katanya cuma 10%.. bandingkan dengan kenaikan barang2 kebutuhan pokok yang lain.. is it balanced??? kayaknya masih susah deh.. tapi alhamdulillah juga sih naik.. daripada gak naik sama sekali,,,

    BalasHapus
  2. wah,, pertamax nih.. hehe.. tahnks ya atas follownya.. aku follow balik deh.. ok ok...:D

    BalasHapus
  3. Seperti biasa naiknya gaji pns tidak bisa dinikmati, karena hanya untuk menyesuaikan harga kebutuhan pokok yang naik! Jadi sama dengan bohong malah tombok!

    BalasHapus
  4. Alhamdulillah, tapi semuanya tetap kita syukuri!

    BalasHapus
  5. Trus mo digaji pake uang mana??? Dari uang pajak rakyat??? sorry lah yau....kita rakyat kecil kerja susah2 cuman buat bayar gaji PNS gak becus...sorry berat!!!! mending gak usah bayar pajak, dari pada cuman dipake bayar gaji pns gak berkualitas :s

    BalasHapus
  6. ah, nggak jelas tuh, tahun kemaren aja katanya naik tapi nggak naik2...

    BalasHapus
  7. mudah2an bisa jadi kenyataan aja deh...

    BalasHapus
  8. semoga saja kenaikan gaji PNS diiringi dengan peningkatan kualitas layanan terhadap masyarakat. Salam

    BalasHapus
  9. Biasanya kalau gaji PNS naik malah bikin pusing soalnya harga barang2 malah lebih dulu naik dan kenaikannyapun beberapa persen lebih tinggi dari kenaikan gaji itu sendiri...

    Salam hangat & sukses selalu...

    BalasHapus
  10. kenaikan pendapatan tetap saja menyusahkan,loha wong pengeluaran yo dinaikan...
    dapat menjadi babak baru antara sikaya dan sikurangkaya :D

    BalasHapus
  11. oh ya mas sklian mampir ni....gmn dengan LINk saya apa juga terhapus????
    kalo ya...ni dari saya
    Blog Kang Romly
    http://kang-romly.blogspot.com/

    BalasHapus
  12. aku hanya bisa mengucapkan syukur...

    BalasHapus
  13. semoga dengan kenaikan ini diiringi dengan kenaikan pelayanan pada masyarakat yo bung...

    BalasHapus
  14. gaji PNS naik
    ya konsekuensinya kita sebagai kulit yang kena imbasnya hehehe,,,,, sembako ikutan naik sob

    BalasHapus

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.
Check Page Rank
Copyright © 2025 Sekitar Kita | Powered by Blogger
Design by Saeed Salam | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com