Catatan pribadi tentang apa saja

Sabtu, 16 Oktober 2010

Facebook;ajang manipulasi diri??

Apakah anda pernah menulis status facebook misalnya ingin bolos kerja atau misalnya lagi anda berkeluh kesah di status facebook tentang atasan anda yang mengesalkan karena memberikan tugas yang berlebihan?sekali lagi ini cuman misalnya,tapi kalau jawabanya iya maka anda harus berhati hati mulai dari sekarang karena banyak intel-intel yang sedang memata-matai anda.

Publikasi Tempo (27 sept'2010) menyebutkan bahwa beberapa perusahaan pencari kerja memanfaatkan facebook untuk mengetahui seperti apa background seseorang,bagaimana interaksinya sehari-hari serta apa saja tema-tema yang menjadi minatnya,tempo mencatat beberapa perusahaan besar di jakarta facebook dan twitter menjadi komponen utama yang di gunakan divisi HRD untuk memantau kualifikasi seseorang,memantau apakah seseorang layak untuk menyandang posisi tertentu. Mungkin anda bisa saja memberikan jawaban yang standar ketika proses interview berlangsung dan memanipulasi diri,tapi anda tidak bisa berkelit ketika di hadapan anda disodorkan print out hasil status-status facebook atau twitter,pihak perusahaan akan menganalisa siapa diri anda sebenarnya dari status-status itu. duuh segitu pentingnya yak? 

Penting banget menurut saya pribadi, sebab semua yang anda tuliskan di status adalah jejak yang menjelaskan siapa anda sesungguhnya.bahkan anda tidak butuh seorang sherlock Holmes untuk mengetahui semua fakta itu,anda hanya cukup mengumpulkan semua status saja dan kemudian di kaitkan satu sama lain,saya jamin anda sudah bisa mengetahui karakter seseorang hanya melalui apdet status, masih nggak percaya? mari saya tunjukan bukti yang lain.

Coba lihat saja kerja seorang psikolog/psikoanalisa untuk menganalisa kepribadian mereka mencatat semua struktur kalimat yang anda lepaskan lalu menganalisanya secara mendalam dan seksama bukankah hal itu dilakukan dengan mengamati status facebook seseorang?anda boleh saja tidak setuju dengan saya karena semuanya bisa di manipulasi mulai dari poto profil,info,status hubungan, dll, oke itu hak anda tapi ingat ketika anda memanipulasi sesuatu ,semua itu harus berjalan konsisten dan terus menerus,pertanyaanya adalah seberapa konsistenkah anda dengan memanipulasi diri di facebook?lebih berbahaya lagi nanti kalau ada peneliti yang menyimpulkan bahwa tatkala kita memanipulasi diri di facebook maka itu adalah cerminan diri kita juga,

nah sekarang marilah kita berefeksi seperti apa posisi sosial kita di dalam facebook ?

10 komentar:

  1. wah..mesti berhati2 skrg kalo nulis status fb

    BalasHapus
  2. i dont let anyone from work follow me on FB or twitter :)

    BalasHapus
  3. @ rosita nulis status di fb memang gejala komunikasi yang baru dan sangat mengasyikan , sekali kita menuliskan status di FB maka seketika itu juga akan muncul sebagai warta untuk 4 ratus temannya atau bahkan seribu lebih teman lainnya,ya penting bijak aja dech,, :)

    BalasHapus
  4. @ ndutyke be wise as well jg :D

    BalasHapus
  5. udah lama gak maenan FB..
    twiit juga gak asik, sejak ketauan di follow atasan. Jadi lebih banyak pasif ajah deeh
    padahal di twitt anjang misuh2 haha..

    BalasHapus
  6. gitu ya mbak kalo udah ketauan atasan yg ngefollow,sy pribadi kalo ada yg nge add/nge follow orang2 deket misalnya bos,adik,kakak nggak bakalan di approve..lha wong udah ketemu tiap hari di dunia nyata kok btw misuh2nya yang baik2 ajaah...huehehe

    BalasHapus
  7. Setuju ama postingannya dah bang!! hhe

    BalasHapus
  8. setubuuuhhhh,,
    ok dee.....

    BalasHapus
  9. Rasanya memang benar. Kita bisa mengamati apa yang eksplisit tergambar di Facebook memang kebanyakan tidak menggambarkan karakter seseorang yang sebenarnya. Tetapi secara implisit kita bisa tahu seperti apa karakter si empunya dari cara mereka memasang foto, berkomunikasi, siapa saja temannya, apa saja yang diomongin dsb.

    BalasHapus

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright © Sekitar Kita | Powered by Blogger
Design by Saeed Salam | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com