Catatan pribadi tentang apa saja
Tampilkan postingan dengan label Ada Apa?. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ada Apa?. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 Maret 2016

Smartphone:Menjauhkan yang dekat atau Mendekatkan yang jauh?

Model celana dengan ujung melebar kayak sapu jalan pernah eksis di tahun 70an,sementara rock and roll Berjaya di amerika di th 70an dan identik dengan kaum gipsy.tentunya antara generasi tahun 70an berbeda dengan 80an ,begitu seterusnya generasi 90an tentu berbeda dengan 2000an,perbedaan itu ditandai banyak hal mulai dari mode celana,selera music dan lain lain

Lalu apa yang membedakan generasi sekarang dengan generasi dulu? yap smartphone

Bisa dipastikan tidak sulit menememui kaum muda dengan smartphone nyaman didalam kantongnya,dan bisa dipastikan pula sangat sulit menemukan kaum muda tanpa smartphone.

Perkembangan teknologi yang begitu pesat membuat smartphone hadir sebagai alat yang tidak melulu untuk komunikasi tapi  lebih dari itu,segalanya bisa dilakukan dengan smartphone.bahkan karena sifatnya vital beberapa orang menjadi kecanduan,satu hari saja tidak pegang smartphone badan terasa pegal-pegal,pada tingkat tertentu efek kecanduan akan mendekati level parah

Continue Reading…

Jumat, 04 Maret 2016

Setan itu bernama Medsos


Media sosial yang kian menjamur seperti facebook,twitter,line,instagram,bbm dan masih banyak lainya maka sudah menjadi keniscayaan bahwa  media sosial  menjadi konsumsi sehari-hari bagi masyarakat banyak,alasanya bisa macam-macam.

Ada yang menggunakanya sebagai ajang curhat,menambah pertemanan dan lain sebagainya.manfaat yang bisa didapat tentunya banyak,sebanyak itu pula yang harus diwaspadai,seperti misalnya terlalu berlebihanya kita mengekspresikan kemarahan dan kebencian di media sosial
Itulah fenomena yang terjadi akhir-akhir ini,si A menyindir B yang tersinggung si C ,si D ikut-ikutan baper dan mulai membuat serangan balasan ke si E ,melihat A B C D E  setan pun tertawa penuh kemenangan,apakah setan berhenti sampai disitu? tentunya tidak,maka jebakan setan yang lainpun segera dipasang,mari kita lihat


Kali ini jebakan setan dibungkus dengan baju dakwah dan ibadah,ya dakwah manis sekali mendengarnya bukan? melalui tulisan-tulisan dimedia sosial yang katanya ingin mengajak kebaikan,tapi terkadang kerap kita terjebak pada perangkap sombong karena kita sudah merasa alim ,
Continue Reading…

Kamis, 25 Februari 2016

Bukan Cerita Penggusuran

Hampir 20 tahun saya dan orang tua tinggal dan menempati rumah dinas sebuah kantor instansi pemerintah di kab pemalang,karena terlalu lamanya menempati rumah dinas itu sampai lupa bahwa sebenarnya rumah yang kami tempati hanya sementara,penggunaanya diperuntukan hanya ketika ayah saya bekerja pada instansi tersebut dan ketika mulai masuk masa pensiun maka rumah dinas itu tidak berhak kami tempati lagi ,sebagai anak ganteng yang masih tinggal dengan ortu ini, saya bisa marasakan sendiri bagaimana kesedihan dari orang-orang yang terusir.

Mungkin kalimat penggusuran terlalu berlebihan sebab menilik dari pengertian kalimatnya penggusuran  adalah pengusiran paksa baik secara langsung atau tak langsung yang dilakukan  pemerintah setempat terhadap penduduk yang menggunakan sumber daya lahan untuk keperluan hunian maupun usaha.bahasa gampangnya disuruh pindah.

Tapi instruksi "disuruh pindah" yang terlalu mendadak ini bagi kami sudah tergolong unsur pemaksaan,akhirnya menjadi kepanikan tersendiri ketika kami bahwa hari itu juga harus angkat kaki,sebenarnya ayah saya sudah memprediksi mengenai hal ini makanya setahun yang lalu sudah ada planing dan 3 bulan sebelum instruksi mendadak itu ayah saya sudah membangun rumah.ketidak siapan beres-beres dan packing terus harus nyari mobil carteran pada hari itu juga kontan membuat seluruh persendian rontok ditambah lupa untuk mencari dukun sakti yang populer disebut pawang hujan itu untuk turut serta dalam prosesi ini sehingga kami tidak basah kuyup disaat beres-beres barang itu.

Continue Reading…

Sabtu, 20 Februari 2016

Luar Biasa akhirnya terkuak !

Senin 22 Oktober 2012 ini adalah tanggal terakhir postingan di Blog ini,dan sekarang tahun 2016 berarti dalam kurun waktu 4 tahun Blog ini hidup segan matipun hayuk.si pemilik berkhianat pada Blognya sendiri,sumpah setia sehidup semati seperti yang sudah di ikrarkan pada masa awal pembentukan blog inipun sudah tak ada artinya.

Blog yang beralamat di http://aanworld.blogspot.com, dengan kalimat "Sekitar Kita" sampai detik ini gak ngeh apa artinyapun menjadi yatim.sebagai Blog yang dikhianati majikanya sendiri dan mendapat predikat "yatim" maka bisa dipastikan blog ini berjalan tak tentu arah,tidak ada yang menyuapi dalam bentuk postingan,tidak ada yang secara rutin memeriksa dan mengajak konsultasi ke dokter tutorial,tidak lagi di ajak ritual BW berkunjung dan silaturahmi ke blog tetangga juga sekedar meninggalkan jejak dan komentar basa basi.
 
Karena  prihatin dengan kondisi seperti itu,pura-pura prihatin lebih tepatnya,maka setelah mengingat dan seterusnya,mempertimbangkan dan seterusnya,akhirnya memutuskan dan menetapkan bahwa  si pemilik berjanji untuk kembali merawat dan mengasuh blog ini (katanya).Inilah ikrar untuk kedua kalinya.yang membedakan ikrar kali ini dengan ikrar tahun sebelumnya adalah untuk ikrar kali ini tidak ada klausul "sehidup semati".si pemilik takut untuk berkhianat kembali dan juga takut tidak bisa memenuhi janjinya,si pemilik blog ini ingin mempraktekan pepatah cina kuno yang mengatakan bahwa "jika engkau tak bisa memenuhi janjimu lebih baik ngopi saja
Continue Reading…

Selasa, 26 Oktober 2010

Wedus Gembel

Tadi liat siaran berita tv rasanya sangat miris,
dari kemaren cuma mbaca berita isinya macet,banjir di jakarta.

Gempa Mentawai belum selesai dari tsunaminya,ayo pak presidenku cepat pulang,ini gimana? 

yang sabar ya poro sedulur kabeh.. 
teman-teman Bloger ada yang rumahnya dekat-deket gunung merapi gak?
kalau rumahku jelas dekat dengan gunung,namanya gunung slamet,berapi dan terkadang berdehem dehem mengeluarkan awan seperti wedus gembel kuwi lho,tp alhamdulilah gunung dekat rumahku itu sampai sekarang slamet-slamet saja,mungkin karena namanya Gunung slamet juga kali ye.. 

Teman-teman Bloger dari jakarta yang sabar juga ya,walaupun keadaan lagi banjir tapi tetep eksis Blogwalking,salut... 

gimana siapa saja yang rumahnya kebanjiran?siapa saja yang rumahnya kena gempa sumatra,siapa yang lagi pada ngungsi di kawasan gunung merapi...

wis ayo podo semangat lagi.......smoga smuanya baik-baik saja 

wedus gembel,kalau di BBC istilahnya apa yah??

gbr dari sini

Continue Reading…

Sabtu, 16 Oktober 2010

Facebook;ajang manipulasi diri??

Apakah anda pernah menulis status facebook misalnya ingin bolos kerja atau misalnya lagi anda berkeluh kesah di status facebook tentang atasan anda yang mengesalkan karena memberikan tugas yang berlebihan?sekali lagi ini cuman misalnya,tapi kalau jawabanya iya maka anda harus berhati hati mulai dari sekarang karena banyak intel-intel yang sedang memata-matai anda.

Publikasi Tempo (27 sept'2010) menyebutkan bahwa beberapa perusahaan pencari kerja memanfaatkan facebook untuk mengetahui seperti apa background seseorang,bagaimana interaksinya sehari-hari serta apa saja tema-tema yang menjadi minatnya,tempo mencatat beberapa perusahaan besar di jakarta facebook dan twitter menjadi komponen utama yang di gunakan divisi HRD untuk memantau kualifikasi seseorang,memantau apakah seseorang layak untuk menyandang posisi tertentu. Mungkin anda bisa saja memberikan jawaban yang standar ketika proses interview berlangsung dan memanipulasi diri,tapi anda tidak bisa berkelit ketika di hadapan anda disodorkan print out hasil status-status facebook atau twitter,pihak perusahaan akan menganalisa siapa diri anda sebenarnya dari status-status itu. duuh segitu pentingnya yak? 

Penting banget menurut saya pribadi, sebab semua yang anda tuliskan di status adalah jejak yang menjelaskan siapa anda sesungguhnya.bahkan anda tidak butuh seorang sherlock Holmes untuk mengetahui semua fakta itu,anda hanya cukup mengumpulkan semua status saja dan kemudian di kaitkan satu sama lain,saya jamin anda sudah bisa mengetahui karakter seseorang hanya melalui apdet status, masih nggak percaya? mari saya tunjukan bukti yang lain.

Coba lihat saja kerja seorang psikolog/psikoanalisa untuk menganalisa kepribadian mereka mencatat semua struktur kalimat yang anda lepaskan lalu menganalisanya secara mendalam dan seksama bukankah hal itu dilakukan dengan mengamati status facebook seseorang?anda boleh saja tidak setuju dengan saya karena semuanya bisa di manipulasi mulai dari poto profil,info,status hubungan, dll, oke itu hak anda tapi ingat ketika anda memanipulasi sesuatu ,semua itu harus berjalan konsisten dan terus menerus,pertanyaanya adalah seberapa konsistenkah anda dengan memanipulasi diri di facebook?lebih berbahaya lagi nanti kalau ada peneliti yang menyimpulkan bahwa tatkala kita memanipulasi diri di facebook maka itu adalah cerminan diri kita juga,

nah sekarang marilah kita berefeksi seperti apa posisi sosial kita di dalam facebook ?

Continue Reading…

Senin, 04 Oktober 2010

Si Mahal Menubruk si Murah

hari-hari ini topik pembicaraan yang sedang hangat di SEKITAR KITA adalah apalagi kalau bukan tragedi kecelakaan KA di petarukan,pemalang.agak spesial karena saya sendiri rumahnya di daerah deket2 petarukan pemalang.saya kira semuanya sudah pada tahu tentang tragedi itu karena hampir semua media baik cetak,elektronik,maupun online serentak menurunkan laporan tentang kecelakaan itu,dan banyak cerita menarik yang tidak terungkap oleh media.

jam setengah empat pagi dini hari 2 oktbr tidak seperti biasanya banyak ambulan dan mobil polisi lalu lalang di sekitar jl.pemuda,tetangga bilang ada kecelakaan di petarukan,mulanya saya pikir kecelakaan biasa,setelah liat breaking news di salah satu stasiun TV baru saya tau telah terjadi musibah kecelakaan KA di petarukan

INNA LILLAHI WA INNA ILAIHI ROJI'UUN semoga arwah beliau-beliau diterima di sisi Allah sesuai amal kebajikan mereka di dunia. semoga para keluarga dan handai taulan mereka diberi kesabaran, keikhlasan, dan ketabahan menghadapi musibah ini,begitu reaksi spontan saya ketika mengunjungi TKP sekitar pukul 01.00 sabtu siang.

jujur saya cuman menonton di antara ratusan penonton lainya,udara yang panas,bau anyir dan gosong,ceceran darah adalah situasi siang itu.subhanallah inikah kalau kiamat itu terjadi?tak terasa buluk kudukpun berdiri.

seumur-umur saya belum pernah naik kereta,paling banter naek yang kelas ekonomi dan ini tidak saya hitung pernah naik kereta tapi naek gerobak..biarin! lho apa bedanya KA yang kelas ekonomi sama gerobak? jwbnya sama....*sama-sama gak ada bedanya

dan  kecelakaan kemaren di daerah saya bukan kelas ekonomi tapi satu kelas di atasnya dan yang menabrak satu kelas lebih tinggi dari yang di tabrak.saya kutip statusnya mas prie.Gs di pesbuk,bgini stats beliau

Tabrakan kereta di Pemalang Jawa Tengah itu sungguh mengerikan. Bukan cuma karena akibatnya, tetapi juga karena penyebabnya. Bayangkan, ada kereta murah yang berhenti untuk mengalah demi memberi jalan kepada kereta mahal. Bukan rasa terimakasih yang ia
terima tetapi malah ditabraknya. Sungguh simbol keadaan.

simbol keadaan?yap.. yang kaya menendang si miskin,yang tinggi mendepak yang di bawah bukankah keadaan-keadaan ini sudah menjadi hal yang lumrah terjadi di negeri ini.kecelakaan itu mari kita maknai bukan sebagai jalan tercepat menuju sorga,seperti ideologi para teroris itu,tapi mari kita sikapi sebagai momentum untuk kita merenung bersama bahwa ada hikmah di balik semua musibah


.
Continue Reading…

Jumat, 01 Oktober 2010

Selamat datang di negeri spanduk dan Baliho (Jelang pilkada kab.Pemalang)


Indonesia adalah sebuah negeri spanduk dan baliho. Itu barangkali sudah kita anggap lazim karena sudah berlangsung lama, sehingga mata kita terbiasa menatap jalanan yang hiruk-pikuk oleh spanduk dan baliho warna-warni. Jika dibanndingkan dengan suasana di negara lain — tak usah jauh-jauh, Malaysia atau Singapura misalnya — jalan raya kita memang sangatlah meriah. Baliho iklan, papan pengumuman, spanduk penuh jargon, dan semacamnya, adalah penghias yang membuat jalan raya kita tampak penuh sesak.
spanduk-spanduk itu kerap mengundang senyum. Misalnya, teman saya tiap kali mudik dan keluar dari Bandara Juanda di Surabaya,sering melihat spanduk besar milik Polda Jatim, berisikan seruan (atau komitmen?) untuk memerangi narkoba. Spanduk semacam ini rada menggelikan,komentarnya.. sebab siapapun tahu bahwa narkoba tak akan bisa dibasmi dengan spanduk, melainkan dengan membabat para pengedar yang sebagian dibekingi oleh aparat keamanan sendiri.
 

Belakangan di banyak daerah, kemeriahan jalan raya itu masih ditambah dengan baliho besar berpampangkan foto-foto para pejabat politik. teknologi digital dan percetakan telah sangat memungkinkan setiap orang untuk membuat baliho dengan foto diri berukuran cukup besar, dengan biaya yang meski cukup mahal namun bisa dijangkau oleh mereka yang memiliki cukup anggaran. Para pejabat daerah (bupati, gubernur, sekda), atau mereka yang sedang mengincar posisi-posisi publik atau kepala daerah dalam pilkada, berlomba-lomba unjuk diri lewat baliho berpampangkan foto mereka, disertai kalimat-kalimat jargonis yang — seperti biasa — kerap minim makna.
tujuan utama baliho semacam ini sangat jelas: mengenalkan para pejabat publik, atau mereka yang mengincar jabatan publik, kepada masyarakat yang telah atau akan menjadi target konstituen mereka. oleh karena itu, terpampangnya wajah para tokoh ini jauh lebih penting ketimbang pesan ideologis atau program untuk disampaikan pada masyarakat.
apa sajakah implikasi fenomena ini? Ada beberapa hal. Pertama, membanjirnya baliho dengan foto besar para tokoh ini sangat mungkin mengindikasikan masih jauhnya langkah untuk membangun sistem politik yang terstruktur.Pola komunikasi politik yang dibangun lewat baliho-baliho bergambar itu sangat jelas memampangkan politik yang masih belum beranjak dari mekanisme personal, dimana pribadi seorang tokoh lebih dipentingkan ketimbang visi dan programnya.

Baliho-baliho ini tanpa ragu berpijak pada misi utama untuk menonjolkan bentuk fisik seorang tokoh, serta penjejalan sosok sang tokoh ke dalam memori masyarakat luas. Tentu saja, para politisi ini belajar dari pengalaman pemilu, pilpres dan pilkada sebelumnya, dimana kerapkali kebagusan dan kecantikan tampang seorang tokoh jauh lebih menentukan kemenangannya ketimbang faktor-faktor lain. Dengan kata lain, baliho-baliho narsistik ini mengindikasikan masih belum matangnya perilaku politik para kandidat dan para pemilih.

Kedua, baliho-baliho jual tampang itu menambah lagi variabel yang menyebabkan mahalnya prosedur demokrasi di negeri tercinta. Prosedur-prosedur demokrasi yang kita pilih semenjak tahun 1998 memang membuka peluang partisipasi politik yang kian luas dan transparan. Sayangnya, prosedur-prosedur tersebut juga berbiaya sangat tinggi.

Pilpres secara langsung misalnya, jelas-jelas menguras anggaran negara secara luar biasa signifkan. Pilkada langsung juga demikian halnya. Dalam satu pemilihan bupati/walikota oleh DPRD misalnya, sebuah kabupaten mengeluarkan biaya sekian ratus juta rupiah. Tentu saja ini biaya formal yang belum termasuk anggaran para calon untuk urusan money politics. Biaya formal ini telah membengkak hingga puluhan kali lipat ketika rakyat memilih bupati/walikotanya secara langsung. Kita tentu sangat paham bahwa biaya pemilihan gubernur secara langsung di propinsi seperti Jabar dan Jatim menelan biaya ratusan milyar rupiah. Jika harus terjadi pemilihan putaran kedua seperti di Jatim, biayanya juga kian membengkak.

Sekali lagi, itu baru biaya formal yang terkait dengan logistik pilkada langsung. Biaya lain yang juga sangat besar terkait dengan upaya peraupan suara oleh para politisi dan calon politisi. Tingginya biaya kampanye mereka, baik yang resmi maupun yang tidak resmi, bisa mengundang decak heran yang tak ada habisnya.
salah satu yang menyumbang pada pembengkakan biaya peraupan suara itu adalah narsisme para politisi dan tokoh yang kini berlomba-lomba memasang tampang di baliho-baliho di jalan raya. Akan kian runyam kalau kita amati bahwa sangat boleh jadi, sebagian biaya baliho itu dibebankan pada anggaran negara. Para politisi yang tengah menjabat kerap muncul di balik unjuk prestasi pembangunan daerah, yang ditampilkan dengan foto mereka secara sangat dominan. Anggaran dinas telah digunakan untuk ditumpangi dengan tujuan-tujuan narsistik para politisi.

Kini, bukankah sudah waktunya bagi kita untuk memikirkan prosedur demokrasi yang lebih ramah anggaran?

Wallahu a’lam bissawab.
 
Continue Reading…

Sabtu, 22 Mei 2010

Bocah Ajaib atau Media yang Ajaib

Bukan Media massa namanya kalau tidak senang membuat sensasi. Setelah beberapa waktu lalu media memberitakan ada anak yang menggunakan batu meteor bisa menyembukan penyakit (di daerah Jombang), kini muncul lagi di Bogor.berita selengkapnya disini atau di sini


Klik untuk memperbesar

Sudah berapa kali muncul fenomen histeria massa gara-gara berita seperti ini yang ujung-ujungnya makin membuat sakit bangsa ini makin parah. Sakit yang saya maksud, tidak bisa disembuhkan sejuta anak ajaib dari Bogor maupun Jombang (atau darimana lagi yang lainnya), karena ini adalah penyakit sosial, penyakit kultur. Gejalanya adalah, semua mau instant, semua mau cepat, dan semua mau sukses tanpa repot-repot usaha.

Bayangkan kalau di negeri ini ada seratus saja anak yang punya kemampuan seperti itu (dan betul), maka tutup sudah semua RS dan Kementerian Kesehatan RI. Indonesia akan menjadi tempat tujuan para penceari kesembuhan di seluruh jagad, lalu semua RS dan Fakultas kedokteran yang sudah dibangun ribuan tahun lamanya dinyatakan tidak ada gunanya. Semua gara-gara batu meteor dan anak ajaib.

Kalau bangsa ini selalu dicekoki dengan sensasi macam ini (dan dimotori oleh media yang konon paling rasional dan bertanggungjawab) maka sudah bisa dibayangkan betapa makin parahnya sakit bangsa ini. Saya tidak bisa dan tidak boleh melarang orang yang percaya terhadap fenomena ini, tetapi ya mbok mohon dihentikan sensasi-sensasi begini, khususnya oleh media massa. Peran anda adalah mendidik bangsa, bukan malah membuat bangsa ini makin menjadi irasional dan sakit. 



Continue Reading…

Senin, 26 April 2010

Geger ; Film dokumenter Gigolo Bali



Baru-baru ini beredar trailer film dokumenter yang menceritakan sepak terjang gigolo alias pria penghibur wanita di Bali."Cowboy in Paradise" itulah judul film documenter yang berdurasi sekitar 2 menit itu menggambarkan aktifitas pemuda petualang cinta di Bali,khusunya pantai kuta,seperti yang di beritakan detik news hari ini.berbagai komentarpun bermunculan atas tanggapan trailer film documenter ini,yang jelas dengan beredarnya film tersebut warga setempat merasa di rugikan.
Continue Reading…

Sabtu, 17 April 2010

Kelebihan dan kekurangan Andong

kapan terakhir kali anda mengirim surat? selain surat lamaran kerjaan tentunya,terakhir kali anda mendengarkan radio AM/SW?,selain FM lho..dan kapan terkahir kali anda menerima kabar lewat telegram?kapan terakhir kali anda nonton serial "Little missy" dan Tuan Rudolfo tentunya di TVRI? kalo anda bisa menjawab pertanyaan saya yang terkahir itu berarti anda.... (tuuwiirrr bangettt..hehehe)

kapan terakhir kali anda naik andong/kereta kuda/dokar/delman? ritual ini sekarang masih ada dan tak tergantikan walau sudah banyak kendaraan yang cepat dan murah.dan kalo ngomongin andong/kereta kuda/dokar/delman kurang lengkap kalo ngga' ngomongin jogja.eh..harus di bedakan ya andong dan kereta kuda,kalo kereta kuda itu adanya di keraton sedangkan andong yang di luar keraton..(kira2 begitu,,koreksi kalo saya salah yak..)

berawal dari fungsi sebagai kendaraan keraton,kereta kuda ini telah bertransformasi dan lebih banyak di temui di luar tembok keraton sebagai kendaraan wisata nah inilah yang sering di namakan andong.kita bisa menemuinya di kawasan Malioboro,pasar bering harjo,alun-alun utara sisi barat,pasar ngasem sisi timur dll.
Continue Reading…

Kamis, 11 Maret 2010

teroris mirip dengan tumor ganas

foto by detik
Lampu kuning seharusnya sudah dinyalakan di negeri kita dalam soal Terorisme. Penggerebekan yang baru saja dilakukan oleh Densus 88 Polri di Pamulang, Kab. tangerang Selatan, siang ini makin memperjelas bahwa Indonesia adalah salah satu sasaran operasi kaum Radikal Islam atau Jihadis di dunia. Kendati berbagai operasi ...yang dilakukan oleh aparat keamanan, khususnya Densus 88 Anti Teror, telah menghasilkan berbagai sukses luarbiasa dalam memutus jejaring mereka, toh dengan cepat mereka melakukan regrouping dan muncul kembali. Tak lama sesudah terbunuhnya gembong teroris Jihadis Noordin M Top (NMT) dan penangkapan serta penggerebekan tokoh kuncinya yang lain, kini muncul kembali jejaring baru yang membentang dari Aceh sampai Jakarta.

Continue Reading…

Senin, 22 Februari 2010

promosi film; parah !


ketika tiba-tiba saya nonton infoTAInment,saya di suguhi berita seorang artis tidak terima dan merasa di lecehkan karena foto 'hot' nya beredar luas di internet,si artis bahkan kabarnya akan menuntut 1 miliar kepada PH yang bersangkutan kalo dalam waktu 1 minggu tidak menemukan si penyebar foto-fotonya itu.udah pada tau kan nama si artis itu siapa dan dalam film apa ia bermain?? hah? belum tau? jadi saya harus nyebut nama? duuuh susahnya kalo di suruh nyebut nama kaya anggota pansus gitu dech nyebut nama aja susahnya minta ampun,,

baiklah saya harus nyebut nama biar masalahnya bisa terungkap secara terang benderang...
nama si artist itu adalah Jenny Cortez ,artis cantik yang juga membintangi "Air terjun Pengantin" tidak main-main dengan tuntutanya itu,dan pihak yang di tuntut (PH) pun mengaku siap dengan tuntutan mba jenny itu seperti di beritakan di detikhot (22/02/2010).berbeda halnya dengan Popy bunga artis ini juga maen di film yang sama dengan mba Jeny tapi bedanya kalo mba jenny "muring-muring' tapi kalo mba poppy santai aja tuh..

Continue Reading…

Sabtu, 06 Februari 2010

"...silahkan korupsi asal jangan di makan sendiri.."

di sebuah negeri impian.tiba tiba saya bermimpi menjadi tokoh nasional.
        "ketokohan" saya itu kerap menjadi bahan rujukan atau pertimbangan bagi siapa saja yang membutuhkan pendapat saya,suatu ketika dalam sebuah interview di stasiun tv saya dimintai pendapat tentang bagaimana mengatasi korupsi di negeri impian ini,pada saat itu negeri saya tengah dijangkiti penyakit dan paham aneh,,apalagi kalau bukan KORUPSI pilis dan KORUPSI isme.
      "..saya kira wajar wajar saja harusnya 20 m.." 
      itulah inti statement saya.ketika di mintai pendapat mengenai penyimpangan yang di tengarai merugikan uang negara impian berjumlah 10 m.bisa di prediksi pernyataan saya menimbulkan kekhawatiran berbagai pihak,

Continue Reading…

Kamis, 06 Agustus 2009

membuat screen shoot

screen shoot,mungkin dah pada tahu kali ya..bloger yang laen jg dah pada bisa . postingan ini dimaksudkan untuk ngetest screen shott,karena aku sendiri baru bisa..sekaligus buat bloger pemula,,kalau yang dah pada tau ngga usah dibaca dah..hehehe. oh iya bela sungkawa dulu dech bwt mbah Surip,,sebenarnya postingan mengenai mbah surip masih di draft belum tek terbitkan..eh keburu meninggal.... semoga beliau mendapat tempat yang layak disisiNya..amien.
makasih juga buat nopie yang memberikan kado award nya ,, ntar tek pasang,,kalau lagi ga ada topik buat posting.., untuk sekarang aku masih belum PD award2 an,,walaupun award itu buat ningkatin Page Rank juga sebenernya..


oke kembali ke Laptop..


cara membuat screen shott
pertama, sebelum nyalain PC alangkah baiknya mandi dahulu..
1.tentukan halaman yang mo dibuat screen shoot dahalu,misalnya halaman bloger











2.tekan "print Screen Sysrq pada Keyboard anda,letaknya di pojok kanan atas..










3. buka program Paint..









seperti ini..










4. tekan tombol ctrl+v ( jgn tombol yg laen )








5. udah jadi dech..trs ya gitu dech..hehehe..gampang ya,,klo mo di simpen di image hosting jg bs..









atau mau yang berbentuk aplikasi juga banyak,,cari aja sendiri....atau yang "Utuh" klik disini



Continue Reading…

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.
Check Page Rank
Copyright © Sekitar Kita | Powered by Blogger
Design by Saeed Salam | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com