Catatan pribadi tentang apa saja

Jumat, 04 Juni 2010

Obama Tolak tiga

Gagal lagi, gagal lagi. Presiden AS, Barack Hussein Obama, untuk ketiga kalinya menunda kunjungan beliau ke Indonesia. Sebelumnya, sudah dua kali dilakukan penundaan dengan alasan masih belum jelasnya hubungan politik antara Gedung Putih dengan Capitol Hill mengenai masalah-masalah yang terkait dengan krisis ekonomi dan juga UU Jamkesnas di AS. 

Sekarang alasan belum diketahui oleh publik, karena Presiden Obama telepon langsung kepada Pak SBY. Mungkin kita, publik dan warganegara Indonesia, tidak akan pernah tahu alasan yang sebenarnya. Kita mungkin hanya akan diberikan versi Deplu atau Istana Negara mengenai penundaan ini. Hanya yang jelas, kali ini tidak ada tawaran mengenai alternatif jadwal. Jadi bisa saja Presiden Obama tidak akan pernah ke Indonesia. Tentu ada pihak yang kecewa dan gembira (bahkan bersujud syukur) dengan pembatalan ke tigakali ini. Bagi kelompok yang kecewa dengan pembatalan ini,kunjungan kenegaraan Presiden Obama. di rasa sangat penting, bukan saja bagi RI tetapi juga AS yang selama lebih dari lima tahun belakangan semakin mendapatkan rapor jeblok di mata masyarakat Muslim, termasuk di Indonesia.

Kunjungan ini juga penting untuk membuat AS memahami betapa penting melakukan pergeseran kebijakan  yang terlalu berorientasi hard power (kekuatan keras) dan menjadi yang lebih beroientasi soft power (kekuatan lunak), dengan membuat Indonesia sebagai partner yang lebih produktif di bidang-bidang seperti pendidikan, budaya, anti kekerasan, deradikalisasi, dst. AS dan bukan hanya Indonesia yang akan sangat diuntungkan oleh kunjungan ini, karena kendati Obama sudah melakukan berbagai langkah pendekatan baru terhadap dunia Islam, tetapi beliau belum benar-benar bicara langsung dengan penduduk Muslim terbesar di dunia dan yang mayoritas memiliki pandangan dan penghayatan keislaman yang moderat.Indonesia jelas memerlukan peningkatan dan kedekatan dengan negara-negara besar seperti AS ini untuk mempercepat pemulihan dan pengembangan diri ke depan. Indonesia juga memerlukan jejaring Internasional bagi kiprahnya dalam percaturan antar-bangsa agar kembali berperan seperti masa-masa Republik ini memimpin kelompok negara-negara Non-Blok. Peningkatan posisi tawar terhadap AS menjadi salah satu jalan yang bisa dipergunakan negeri ini secara efektif, khususnya jika Ri mampu menjadi mitra bagi penyelesaian konflik di berbagai kawasan yang sulit ditembus oleh AS selama ini. Last but not the least, hubungan psikologis Obama dengan Indonesia yang pernah mengalami masa kecilnya di Jakarta akan bisa menjadi modal bagi dialog-dialog antara kedua negara berkaitan dengan isu-isu vital seputar HAM, demokrasi, kerjasama militer, pemberantasan terorisme, hubungan lintas agama, dsb. 

Tertundanya kunjungan ini, sayangnya, bakal membuat sebagian kelompok yang anti-AS memanfaatkannya untuk menunjukkan bahwa pengaruh politik mereka cukup signifikan. Apalagi kalau nanti alasan yang dipakai Pemerintah untuk menjelaskan penundaan kunjungan ini tidak cukup beralasan atau jauh dari frame of thought publik. Justru spekulasi akan timbul, misalnya, jangan-jangan ini gara-gara Pemerintah SBY tidak dapat menyelesaikan soal Centurygate yang menyebabkan Sri Mulyani Indrawati (SMI), yang notabene memiliki raport yang bagus di AS, hengkang ke World Bank. Publik akan menganggap urungnya kunjungan Obama adalah sebagai isyarat bahwa Pemerintah AS kehilangan trustnya kepada Pemerintah SBY. Atau spekulasi dikaitkan dengan insiden penyerangan pasukan komando AL Israel terhadap para relawan kemanusiaan untuk Gaza di perairan Internasional yang menewaskan belasan orang. 

Jika Pemerintah tidak mampu menerangkan dengan baik bahwa gagalnya kunjungan Obama tidak ada kaitannya dengan peristiwa tersebut, maka makin sulit bagi pemerintah Indonesia menempatkan diri pada posisi netral. Sebaliknya, Pemerintah akan menjadi bulan-bulanan tudingan dan hujatan kelompok-2 yang menentang kehadiran Obama sebagai tamu dari salah satu negara sahabat RI yang paling dekat selama ini. Dan ini berarti akan lebih mempersulit penyiapan kunjungan Presiden AS tersebut di masa-masa yang akan datang.. 

well,jadi engga nya Oom Bery dateng kesini bagi saya pribadi engga terlalu berpengaruh bagi kehidupan perngeblogkan saya..toh saya masih kesulitan menyisihkan waktu barang 30 menit untuk Blog walking (BW)..*jelas ini perumpamaan yang tidak nyambung blass... :D

 

25 komentar:

  1. Obama tidak membawa perubahan yang signifikan atas sikap Amerika terhadap umat Islam. Masih sama saja: Amerika berdiri di belakang Israel dan memusuhi umat Islam.

    Salam ukhuwah

    BalasHapus
  2. Datang atau tidak....sebenarnya nggak ngaruh sama sekali dengan rakyat Indonesia..

    so....mau datang atau tidak..

    terserah mereka ajalah...

    BalasHapus
  3. Sepertinya yg lebih tepat bukan TOLAK TIGA...tapi...TALAK TIGA.. ha ha ha..!!

    Salam kreatifitas

    BalasHapus
  4. semoga aja pembataLan kunjungan ke-3 nya beLiau enggak ngabis-ngabisin uang negara Lagi untuk persiapan penyambutan kedatangannya.

    BalasHapus
  5. terkadang yang ngga nyambung itu justru melahirkan inspirasi ...!

    BalasHapus
  6. bermanfaat atau tidaknya kunjungan OBAMA ke Indonesia tergantung kemampuan Pemerintah memaksimalkan arti kunjungan itu.

    BalasHapus
  7. Wah ndak pengaruh obama mau kesini atau ndak.., dari pada ke sini mending ke israel untuk menghentikan peperangan yang menelan banyak korban jiwa....

    BalasHapus
  8. elok sujud syukur obama engga dateng, ngabis ngabisin uang negara aja kalau tu orang dateng ke negara kita..

    BalasHapus
  9. @6564780422787646816.0
    Saya rasa tidak ada yang istimewa dan tidak perlu dibesar-besarkan, Obama jadi datang atau tidak. Biasa-biasa saja. Dia sejajar dengan kepala negara lainnya. Mau berkunjung monggo, nggak berkunjung juga nggak masalah. Apa pengaruhnya bagi rakyat? Menurut saya sih begitu..soal israel ..no coment dulu ya..diskusi akan sangat panjang :)

    BalasHapus
  10. @6863292624061355058.0
    Obama kan juga batal ke Australia, sesama sekutu "Barat", jadi ya tenang saja lah pemerintah

    BalasHapus
  11. @281358295149284291.0
    iya buu..talak tiga..ngga bisa rujuk lagi..ehehehe

    BalasHapus
  12. @4169387991304589026.0
    mending uangnya di bagi2 aja ya oom... :)

    BalasHapus
  13. @192911839261750217.0
    begitu ya bung..hehe

    BalasHapus
  14. @577563325763875054.0
    sayagnya pemerintah kayaknya adem2 aja tuh memaknai kunjungan ini,padahal strategis bngett paling engga bwt nitip pesan terus di sampaikan ke israel..
    :))

    BalasHapus
  15. @5220833291197356831.0
    kalo ke israel sih sering..tp ya gitu2 aja

    BalasHapus
  16. @5911566012870140689.0
    kirain elok mo minta tanda tangan n foto2.. :D

    BalasHapus
  17. Mampir dolo akh.. Sekalian nongkrong sambil baca2 postingan :D

    BalasHapus
  18. Pada dasarnya Obama mungkin tak ada niat ke indonesia tetapi dia membuat Rencana ini untuk melihat bagaimna tanggapan Orang2 Indonesia terhadap Dia,
    dan dengan membuat Indonesia sebagai partner yang lebih produktif di bidang-bidang seperti pendidikan, budaya, anti kekerasan, anti kererasan ini yang perlu kita garis bawahi , karena suatu sa'at mungkin dia memposisikan Indosia seolah2 sebagai tempat terrorist , dan kemudian dengan mudah dia , memojokkan Indonesia , Nah soal Israel ini yang tidak main2 ,mereka sangat jahat dan berbahaya,

    BalasHapus
  19. yang Lagi kita omong-omongin mungki Lagi pada tidur nyenyak kaLeee, heheheehehe..... piss ach.
    sebenarnya mau review tuLisan ini tapi kapasitas saya beLum nyampe ke arah sana, masih daLam posisi seputar tuLisan sosiaL ajah.

    BalasHapus
  20. Ah ... andai saja kemampuan berkomunikasi pjbt2 di Negara kita selevel dengan cuap2 para anggota DPR (sewaktu rapat), tentu kita dapat memberi WARNA tersendiri bagi hubungan antar negara.

    BalasHapus
  21. Datang atawa tidak yang penting saya mah tetep ngeblog Mas..hehe
    Lam Kenal.


    By :

    Anak Rantau

    BalasHapus
  22. No Comment untuk hal itu.. Sekedar BW aja. Kunjungan balik. Salam kenal juga??

    BalasHapus
  23. yaaa batal melulu niy pak Obama..

    BalasHapus
  24. klo gak jadi datang jg gpp...itung2 penghematan pengeluaran belanja negara ^__^

    BalasHapus
  25. udah ditolak 3 kali masih ngarep ajah...dimana harga diri sebagai laki-laki...halah...koq koyo ditolak prawan...

    BalasHapus

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright © Sekitar Kita | Powered by Blogger
Design by Saeed Salam | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com