Catatan pribadi tentang apa saja

Senin, 03 Agustus 2009

Lagi,Musibah hilangnya pesawat

tentang musibah kecelakan pesawat baik itu hilang,jatuh,dll nampaknya sudah terlalu sering terjadi di negara kita.kita mungkin bertanya tanya,,apa yang salah dengan ini semua??yang terbaru adalah hilangnya pesawat merpati jenis Twin Otter ,berikut kutipan beritanya,
Cuaca Buruk, Pencarian Merpati Dihentikan

Sumber :vivanews.com

Pesawat Merpati Airlines jenis Twin Otter, dengan nomor penerbangan MZ 9760 hilang di Pegunungan Bintang, Papua, Minggu 2 Agustus 2009, diduga karena cuaca buruk. Nasib 16 awak pesawat dan penumpang sampai saat ini belum diketahui.

Akibat cuaca yang tak kunjung membaik, saat ini pihak Bandara Oksibil, Papua tidak berani masuk melakukan pencarian terhadap pesawat nahas itu. “Kami tidak berani melakukan pencarian untuk hari ini, sebab cuaca sangat buruk, disini juga sedang hujan lebat,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pegunungan Bintang, Dumaroni ketika dihubungi VIVAnews, Minggu siang.

Kata Dumaroni, pihaknya baru akan melakukan pencarian pada Senin, 3 Agustus 2009, itupun jika cuaca benar-benar baik dan tidak berubah-ubah. “Kalau cuaca masih seperti hari, kami jelas tidak berani masuk melakukan pencarian,” kata dia.

Pesawat Merpati hilang kontak saat melakukan penerbangan dari bandara Sentani menuju Oksibil. Pesawat diperkiraran hilang di Gunung Obipap yang tingginya mencapai 13.000 meter.

Pesawat dengan kapten pilot Qaqriyanova dan kopilot Pramudia serta teknisi Engginer Supriyadi, kemungkinan hilang kontak karena cuaca yang kerap berubah-ubah di wilayah Pegunungan Bintang.

Dijelaskan dia, tiap harinya pesawat Merpati Sentani-Oksibil terbang dua kali sehari. Selain mengangkut penumpang, biasanya pesawat juga mengangkut kargo berupa BBM, bahan bangunan hingga bahan makanan untuk kebutuhan di Kabupaten Pegunungan Bintang.

Untuk penerbangan pertama yakni pukul 07.00 WIT, ongkos pesawat lebih murah karena mendapat subsidi dari pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang. Sedangkan penerbangan kedua ongkosnya sesuai tariff. Ongkos Sentani-Oksibil Rp. 1,5 juta (tanpa subsidi), namun jika dari Oksibil-Sentani Rp 750 ribu alias lebih murah.


************************

0 Coments:

Posting Komentar

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright © Sekitar Kita | Powered by Blogger
Design by Saeed Salam | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com