Catatan pribadi tentang apa saja

Sabtu, 14 Agustus 2010

Ceritaku dan Cerita Alena

[Cerita Alena] 
Sudah hampir 3 bulan aku berkeliling di rimba beton metropolitan,lelah,capek apalagi saat ini aku terjebak dalam benda seperti kaleng biskuit yang di beri roda,kopaja 45 yang penuh sesak membawaku terseok-seok menerobos kemacetan jakarta. 
" Kenapa sedih ? baru di usir majikan yah?" tanya seorang perempuan berdandan menor yang duduk di sebelahku 
" tak usah sedih ,aku bisa carikan kamu majikan baru,berapa gaji yang kamu minta? " di tanya seperti itu aku hanya menahan napas dan rasa dongkol sambil berdoa mudah-mudahan Bus reyot ini segera sampai ke tujuan dan perempuan di sebelahku ini segera enyah dari hadapanku.tak kuhiraukan ocehan perempuan itu,kulirik sebentar akhirnya perempuan itu diam sendiri, hufht..! kuraih hpku ku sms dia...

[Ceritaku]
Pagi lagi,banyak yang menarik dari pagi ini,tapi yang lebih menarik dari sebuah pagi adalah menanti nanti apa yang akan terjadi untuk pagi ini,siapa yang akan aku temui,cobaan apa yang akan aku hadapi ,dan sejumlah pertanyaan lain yang kadang membuatku penasaran.aroma teh hangat menambah suasana pagi ini seakan begitu indah.beep..beep bunyi hp segera membuyarkan lamunanku,sebuah sms masuk :
Jkrta bner2 brengsek!
sender :lena
+628138xxx
received : 07:30:10
12-08-2008

[Cerita Alena]
Besok-besok aku bersumpah tidak akan lagi naik bus kota di jakarta.di dalam bus mata orang sudah tidak awas dan tidak waras,tidak bisa membedakan mana sarjana dan mana pembantu rumah tangga,kemaren aku bener-bener tersinggung dikira pembantu rumah tangga,ijazah sarjana yang ada di tasku seolah hanya selembar kertas tak berharga saja.Arggghh!! bete,,,tau nggak sih! lebih bete nya lagi pas dapat sms dari dia,balesan sms nya mirip sms tausiah

[Ceritaku]
Hmm.. kali ini aku bener-bener mikirin dia,smsnya membuat aku rada khawatir,bayangin aja seorang cewek hidup sendirian ngekost di jakarta,walaupun sejauh ini baik-baik saja tapi peristiwa kemaren waktu di Bus ketika ada ibu-ibu yang mengira kalau dia pembantu rumah tangga yang kabur dari majikanya kontan membuat aku ketawa sekaligus prihatin,langsung ku balas agar dia sabar dan lain kali naik taksi saja biar lebih aman eh malah dia marah-marah

[Cerita Alena]
Akhirnya aku bisa duduk nyaman di mobil ber ac ini,kali ini aku naik taksi sesuai petunjuk dari dia waktu sms kemaren,kepengen sih naek angkot tapi nggak mungkin deh mana ada angkot ada ac-nya,walaupun mahal dikit tapi nggak masalah kalo ini bisa membuatku lebih nyaman.duduk di depan di samping supir taksi membuatku lebih nyaman,karena supir taksi ini tidak mengajaku ngobrol-yang-nggak-penting kayak ibu-ibu kemaren waktu di Bus..syukurlah! hanya saja matanya kok melirik terus ke arahku yah,untung aku tidak mengenakan rok mini ketat,aku pakai rok panjang dari bahan katun.
" kita langsung ke hotel non?" tanya supir taksi setelah lolos dari ruwetnya lalu lintas jakarta
" ya..langsung saja,memangnya kenapa?" tanyaku tak mengerti
" tidak ingin melihat-lihat dulu?"
" aku ada janji" jawabku singkat,aku memang ada janji dengan manajer personalia pabrik garmen
" oh maaf saya tidak tahu kalau sudah ada yang booking" kata sopir itu enteng
" saya punya banyak koneksi orang-orang gede,juga para eksekutif muda,mereka royal membuang duit,apalagi jika melihat gadis berwajah lugu seperti....." tepat di lampu merah supir taksi itu menghentikan omonganya,ku buka pintu taksi itu dan kulemparkan uang ke arah supir taksi itu,aku lari keluar taksi sementara lampu lalu lintas sudah menyala hijau,taksi melaju malas kudengar lamat-lamat sopir taksi itu mengumpat.

[Ceritaku]
Diluar sepertinya akan turun hujan,aku selalu melihat sesuatu yang beda dalam dirinya,gerak geriknya,matanya yang indah,rambutnya panjang tipis hitam senyumnya walaupun kadang dalam sekejap berubah menjadi cenayang kalau lagi marah-marah.tapi duniapun mengakui kalau dia bener-bener di takdirkan untuk membuatku mabuk kepayang dan yang lebih membuatku mabuk adalah tentang semangatnya menaklukan jakarta.sudah 3 bulan dia disana walaupun jakarta belum berpihak padanya,kemaren kembali dia sms lagi katanya ada supir taksi yang menuduh dia sebagai "wanita nakal",duuh ! setelah di tuduh sebagai pembantu rumah tangga oleh ibu-ibu di Bus kota kali ini cobaan menderanya lagi..hikz
aku nggak bisa membayangkan bagaimana perasaanya waktu itu... "tok..tok..tok.." kudengar ketukan pintu diluar,pintu kubuka dan...

[Cerita Alena]
Arrghhh!! sialan ! membunuh orang berapa taun sih hukumanya? kurang ajar bener tuh supir taksi,oh My God apa ini yang namanya cobaan atau jaman memang semakin tua dan  kebejatan sudah menjadi budaya.ketika aku keluar lari dari taksi itu kepengen aku nangis sejadi jadinya,ah tapi nggak lucu juga kalau aku nangis di keramaian gitu nanti bisa di garuk lagi sama rantib.
kali ini aku kembali duduk di bangku bus,tapi bukan Bus yang tempo hari itu,bus kali ini akan membawaku pulang ke kampung,menyerah? ah enggak juga aku masih dendam dengan jakarta,suatu saat nanti aku pasti akan kembali lagi.hufhttt...akhirnya nyampe juga walaupun sedikit basah-basahan karena hujanya deres banget,beruntung tadi di bus tidak ada yang ngomong macam-macam.pertama aku harus kerumahnya dia, nggak perlu sms-an,yah sekedar bikin surprise. pintu ku ketuk dan disana ada laki-laki tersenyum ramah sambil mengatakan.." maaf mbak saya lagi nggak "butuh".." dengan jari membentuk tanda kutip untuk kata "butuh"...Arggggh!!!!!!!!!!



15 komentar:

  1. Ooowww...man...! Kali ini diriku cukup 'terseok-seok' mengikuti alur narasi-mu. Apa lagi untaian kronologis yang menyita memori-ku.
    Anyway..kali ini postingan rada 'berat' ya...!
    Ck...ck..ck..! Salut..!

    Anyway...kenapa seh harus nyebut....MASYA ALLAH...gitu...?
    Itu 'orang' lagi 'kerasukan' lo. Ssssttt..jgn bilang tapa2 ya. Kita 2 aj yg tau. xi xi xi...!

    Salam Hangat Hampir Dingin

    BalasHapus
  2. @ Bu sri..temanya sederhana alias basi kalo malah sy bilang :seorang gadis berijazah sarjana yg mengadu nasib di jakarta..soal alurnya yg bikin ribet mbacanya sy niru dr sbuah novel (sy lupa judulnya) yg alurnya kayak gini..
    =======
    sebutan masya Allah itu artinya apa yah? hikz...hehe

    BalasHapus
  3. andai nomer ponseLnya dituLis dengan Lengkap mungkin saya bisa membantu beLiau untuk mencarikan kerja (TKW).
    andai saya yang membuka pintu, akan saya peLuk erat dia (pake taLi).

    BalasHapus
  4. what a portrait of life... siip mas aan, hal2 kecil yg jarang terekspos, padahal bisa jadi selalu dialami semua orang...

    BalasHapus
  5. Mungkin dandanannya yang kurang pas!

    BalasHapus
  6. :D ceritanya panjang. rada rumit apa otak elok yang mulain oon.. T.T

    BalasHapus
  7. saya suka ceritanya mas,
    keep posting yaa..!

    BalasHapus
  8. semoga pada baca cerita ini kalo ada yg mau datang ke jakarta... :D

    BalasHapus
  9. apes bner siy..? :D
    an interesting and touching story..

    BalasHapus
  10. wuuuiiiih penulis cerpen nih..kereeeennn smangat..

    BalasHapus
  11. sob apa tukaran link kita yang telah lama sudah dihapus.

    BalasHapus
  12. kalau gitu aku akan menghapus linknya saudara, maaf ya jika selama ini aku memasang linknya.
    Maklum aku tidak tau kalau anda memutuskan hubungan.

    BalasHapus
  13. suka..suka..suka...ama ceritanya..salam

    BalasHapus
  14. two tumb buat ceritanya.... :)

    BalasHapus

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright © Sekitar Kita | Powered by Blogger
Design by Saeed Salam | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com