Catatan pribadi tentang apa saja

Jumat, 26 Februari 2010

Musibah ciwidey

harusnya kalau akhir pekan gini jauh2 dech dari PC,tapi gimana lagi,habis mau liburan kemana juga,paling duduk manis di rumah, jadi apa yang terjadi hari ini?
kini semua mata tertuju ke desa Tenjolaya,Ciwidey. Seluruh televisi menyiarkan suasana yang terjadi. Beberapa stasion televisi malah menyiarkan secara langsung. Rupa nya musibah longsor yang menelan nyawa manusia, tidak kalah menarik nya dengan acara Pansus Bank Century. Surat kabar pun tak mau ketinggalan. Tak terkecuali Wakil Presiden Boediono dan beberapa pejabat negara lain nya, yang secara langsung berkunjung ke lokasi.Oleh karena itu, tidak lah terlampau berlebihan jika kejadian ini pantas disebut sebagai "musibah nasional", yang harus diselesaikan secara nasional pula.

korban ciwidey
kalau liat  tayangan di televisi tentang profil desa tenjolaya,sama persis dengan beberapa tempat di daerah saya,hamparan kebun teh yang berwarna hijau menambah keasrian desa Tenjolaya,dan konon di lengkapi "wisata agro"nya seperti perkebunan strawbery.Inilah keagungan Tuhan yang telah memberi kenikmatan kepada umat nya. Kita diminta untuk menjaga dan memelihara nya dengan penuh tanggungjawab. Kita diharapkan mampu bersahabat dengan alam. Lingkungan yang asri, janganlah diporak-porandakan oleh sifat serakah yang tidak terpuji. Sayangilah alam dan lingkungan sebagaimana kita menyayangi diri sendiri dan sanak saudara. Manfaatkan alam raya sesuai dengan fungsi dan peruntukan nya. Lereng-lereng bukit tanamilah dengan tanaman-tanaman yang berfungsi lindung dan konservasi. Jangan sekali-kali kita menanami nya dengan tanaman budi-daya. Apalagi jika di lereng-lereng itu ditanamai sayuran atau hortikultura lain nya. Ini penting dihayati, karena tugas melestarikan alam sekaligus memelihara keasrian nya adalah tanggungjawab kita bersama. Ingat sebuah kata-kata bijak : lestarikan alam raya, maka sejahtera di masa depan !
ciwidey,Jabar
Cikendung,Jateng





ilustrasi gbr dari berbagai sumber



24 komentar:

  1. Lestari alam ku lestari desaku, Jayalah negeriku.. MERDEKA !!!

    BalasHapus
  2. Masih beruntung karena yang kena longsor adalah desa-desa terisolir, bukan desa yang sering jadi obyek wisata..

    BalasHapus
  3. moga para korban d bri ketabahan dengo cobaan yg setiap tahun melanda dikala musim penghujan tiba

    Renungkan Wahai Sahabat Ku

    BalasHapus
  4. @ elok,mari kita lestarikan bersama,merdeka!
    @ Vicky,,gitu ya mba,mudah2an daerah yg ada 'wisatanya" ngga yah..
    @ Risky,,tak ada yang tau musibah kapan datangnya,smoga para korban mendapat ketabahan,

    amin

    BalasHapus
  5. musibah memang ga bisa ditebak kapan akan terjadi...
    buat mba vicky maaf sebelumnya, mungkin mba sedikit salah menggunakan kata2, saya rasa tidak ada keberuntungan dalam suatu musibah baik itu desa terpencil maupun desa wisata... maaf sekali lg hehe..

    BalasHapus
  6. Mari kita jaga bumi kita...

    BalasHapus
  7. Musibah memang selalu menyisakan tangis dan duka, semoga kita bisa menarik pelajaran dari musibah2 yang telah terjadi...

    BalasHapus
  8. :19: prihatin sekali melihat keadaan hal bencana yang di alami desa ciwidey....semoga para korban yang selamat dapat berlapang dada menerima musibah ini...dan bagi kita semua lestarikanlah bumi kita

    BalasHapus
  9. salam sobat
    saya lihat beritanya di internet mas,,
    memprihatinkan,,semoga musibah di Ciwedai ini menyadarkan kita semua untuk melindungi dan mencintai alam dan wajib melestarikannya.

    BalasHapus
  10. wahhhh...... cantik banget daerahnya.. pasti seger banget..... jangan sampai dirusak karena kesombongan manusai deh... tetep kayak gitu..

    BalasHapus
  11. wah serunya di suasana kebun teh itu,,
    Cikendung,Jateng

    aku ingin sahabat, ...

    o yaaa,,,
    ttg awardnya ambil saja yaa,, semua jug baik,
    tag aja langitsenja,,
    ntar aku TAG balik di positngan berkutna,,
    thx yaaa, udah mau ngambil awardna,,

    sukses,,

    BalasHapus
  12. Wah..... hebat yah? hari libur ga nonton film cartoon, tapi nontonnya berita.:26

    BalasHapus
  13. Ini tentu menyedihkan. Melihat korban meninggal dan keluarganya yang kehilangan. Tapi bagaimanapun kita harus sadar bahwa ini juga karena ulah manusia juga, yang tidak menjaga alam...

    BalasHapus
  14. Rasanya tidak berlebihan kalau ini kita bilang teguran dari Tuhan. Mari instropeksi dan menghindari hal2 yang tidak semestinya. Semoga keluarga korban mendapat ketabahan...

    BalasHapus
  15. kalau melihat ulasan di tv, bagaimana perkebunan yang dulunya hijau, penghasil teh kualitas ekspor..
    akh.
    betul ..mari kita bersahabat dengan alam.

    BalasHapus
  16. mungkin Tuhan mulai bosan melihat tingkah kita yg selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa...atau alam mulai anggan bersahabat dengan kita coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang...(bang bit):19

    BalasHapus
  17. sungguh menyedihkan ...
    musibah dan musibah lagi ...

    BalasHapus
  18. @ makasih semua, atas kunjungan dan komentnya,
    semua musibah kita ngga' pernah tau kapan datangnya,tapi dari musibah2 ini seyogyanya kita mengambil pelajaran , smoga bagi para keluarga korban agar tabah,,

    BalasHapus
  19. wah...semoga tidak terulang lagi musibah ini...amin

    BalasHapus
  20. sedih ya.....musibah terjadi di mana mana....peringatan buat kita semua, harus mawas diri...

    BalasHapus
  21. Kami ikut berdukacita, semoga musibah tidak terjadi lagi! Amin!

    BalasHapus
  22. semoga diberi ketabahan bagi mereka2 yg jadi korban..

    BalasHapus
  23. wahh jalan2 gak ngajak2 niyyy

    BalasHapus
  24. Ciwidey tempat yang sangat indah
    kebun strawberry, kawah putih, air panas cimanggu, hamparan hijau permadani teh
    Kaget kita sekeluarga mendengar musibah ini
    Kami ikut berduka cita, semoga para korban tabah menghadapi cobaan ini
    semoga kejadian ini tidak terulang lagi. Amiien

    BalasHapus

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright © Sekitar Kita | Powered by Blogger
Design by Saeed Salam | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com